Respons Publik Terhadap Kebijakan Sampah Berbasis Sumber di Media Sosial Bali: Analisis Konten Digital untuk Promosi Kesehatan Lingkungan

Authors

  • I Desak Ketut Dewi Satiawati Kurnianingsih PUI PT CPHI Universitas Udayana , Politeknik Kesehatan Kartini Bali
  • Kadek Sri Ariyanti Politeknik Kesehatan Kartini Bali

DOI:

https://doi.org/10.36049/4964kt62

Keywords:

analisis konten digital, digital listening, pengelolaan sampah berbasis sumber, promosi kesehatan lingkungan, respons publik

Abstract

Kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber tidak hanya meminta warga memilah sampah, tetapi juga mengandaikan kemampuan rumah tangga mengelola sebagian sampah organik, sementara residu tetap memerlukan layanan pengangkutan yang konsisten. Penelitian ini menganalisis respons publik media sosial terhadap ketegangan tersebut. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan analisis konten digital dan coding sentimen manual. Data berasal dari unggahan dan komentar publik Instagram akun media lokal serta akun pemerintah di Bali pada Januari 2025-Mei 2026. Data diekstraksi menggunakan Apify Instagram Scraper, dibersihkan dan ditabulasi dengan Python dan Microsoft Excel, lalu dikodekan menggunakan codebook tematik. Dari 600 unggahan awal, 53 unggahan relevan dan 340 komentar publik diseleksi; 141 komentar substantif menjadi korpus analitik. Hasil: Respons publik didominasi kritik/keluhan (118/141; 83,7%). Tema utama mencakup dampak lingkungan-kesehatan, layanan pengangkutan/fasilitas, ketidakpercayaan pada rantai pemilahan-pengangkutan, dan kritik akuntabilitas. Secara substantif, warga tidak menolak pemilahan, tetapi mempertanyakan legitimasi ajakan perilaku ketika organik sulit dikelola mandiri, residu tidak terangkut, atau sampah terpilah dipersepsikan kembali tercampur. Kesimpulan: Promosi kesehatan lingkungan perlu bergeser dari instruksi normatif menuju digital listening, transparansi layanan, serta pembuktian jalur organik, anorganik, dan residu secara operasional.

Published

2026-06-30