Hubungan Peran Ibu sebagai Anggota PKK sekaligus Orang Tua terhadap Status Vaksinasi Covid-19 Anaknya di Kota Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.36049/hope.v1i1.251Abstrak
Keberhasilan dan tingginya cakupan vaksinasi covid-19 pada anak usia 6 – 11 tahun memerlukan dukungan dan kerja sama lintas sektoral. Tidak hanya lembaga – lembaga pemerintah, peran ibu juga sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara partisipasi ibu sebagai anggota PKK sekaligus orang tua terhadap status vaksinasi covid-19 anaknya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang menjadi bagian anggota PKK dan memiliki anak usia 6 – 11 tahun di Kota Denpasar. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan google formulir hingga jumlah sampel sebanyak 159 orang terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan ibu PKK yang aktif dalam kegiatan PKK sebesar 98,04%, anaknya telah menerima vaksin lengkap, namun keaktifan ibu dalam kegiatan PKK tidak berpengaruh terhadap status vaksinasi covid-19 anaknya, melainkan status vaksinasi covid-19 pada anak usia 6 – 11 tahun dipengaruhi oleh faktor ibu yang mengetahui bagaimana cara menangani KIPI (p = 0,001). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan, Ibu yang mengetahui bagaimana cara menangani KIPI memiliki pengaruh terhadap status vaksinasi covid-19 anaknya, sehingga pemberian sosialisasi kepada ibu sebelum vaksinasi sebaiknya tidak hanya tentang manfaat vaksin, tapi juga menekankan bagaimana langkah penanganan KIPI yang tepat, sehingga ibu tidak khawatir dan was – was untuk memberikan ijin vaksinasi pada anaknya.
Kata Kunci : Peran ibu; vaksin anak; covid-19
