Hubungan Antara Pengetahuan, Paritas, Dan Dukungan Suami Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Kuta Utara
DOI:
https://doi.org/10.36049/hope.v2i1.341Kata Kunci:
pengetahuan;paritas;dukungan suami;implantAbstrak
Penggunaan kontrasepsi implant pada pasangan usia subur masih menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi, terutama di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, paritas, dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kuta Utara tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling pada bulan Februari-Maret 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas (hasil uji 0,361). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji RankSpearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan kontrasepsi implant (p = 0,001), paritas dengan penggunaan kontrasepsi implant (p = 0,05), serta dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi implant (p = 0,008). Pengetahuan yang baik tentang kontrasepsi implant, paritas yang tinggi, dan dukungan suami yang kuat merupakan faktor penting yang mendorong penggunaan kontrasepsi implant. Kesimpulan: Ditemukan bahwa pengetahuan, paritas, dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan kontrasepsi implant. Oleh karena itu, upaya peningkatan pengetahuan tentang kontrasepsi implant, pemahaman tentang paritas, serta dukungan suami perlu ditingkatkan untuk mendorong penggunaan kontrasepsi implant di masyarakat.
