HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS KUTA SELATAN DAN PUSKESMAS KUTA UTARA

Penulis

  • Ni Wayan Ari Satya Wijayanti Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada
  • Ni Made Suastini Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada
  • Ni Putu Ayu Deviana Gayatri Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

DOI:

https://doi.org/10.36049/hope.v2i1.345

Kata Kunci:

pengetahuan, tuberculosis, pill count

Abstrak

Tuberkolusis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global. Pada  tahun 2023 sebanyak 820.789 kasus (77%) pertahun dengan peningkatan sebesar 42,3% pertahun, dengan angka kematian mencapai 134 ribu pertahun. Tingkat kepatuhan minum obat yang rendah masih sering ditemukan pada pasien TBC, sehingga kepatuhan minum obat menjadi kunci keberhasilan pengobatan TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien TBC. Penelitian ini menggunakan design cross sectional, populasi sebanyak 93 orang dan sampel sebanyak 75 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, variabel dependen adalah kepatuhan minum obat, diukur menggunakan kuesioner dan lembar pill count. Analisis data menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dan kuat dengan nilai r= 0,632 dan  p value (p=0,000). Simpulan penelitian yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien TBC. Perlu dilakukan penelitian terkait factor-faktor lain yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat tuberkulosis

Biografi Penulis

  • Ni Wayan Ari Satya Wijayanti, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

    program Studi Sarjana Farmasi Klinis dan Komunitas

  • Ni Made Suastini, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

    Program Studi Sarajana Farmasi Klinis dan Komunitas

  • Ni Putu Ayu Deviana Gayatri, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

    Program  Studi Sarjana Farmasi Klinis dan Komunitas

Diterbitkan

2025-06-20