PENGARUH EDUKASI PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESEHATAN MENTAL IBU POSTPARTUM
Abstrak
Latar Belakang: Masa postpartum merupakan periode rentan terhadap gangguan kesehatan mental, khususnya depresi postpartum. Prevalensi depresi postpartum di Indonesia berkisar 22–57%, jauh di atas rata-rata global 10–15%. Minimnya pengetahuan ibu dan kurangnya dukungan sosial menjadi faktor risiko utama. Edukasi peer group merupakan salah satu intervensi berbasis komunitas yang dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki status kesehatan mental ibu postpartum. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi peer group terhadap pengetahuan dan kesehatan mental ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel berjumlah 60 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi 30 dan kelompok kontrol 30 melalui teknik purposive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi peer group sebanyak 3 sesi pertemuan (±60menit/sesi), sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pelayanan standar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data menggunakan paired t-test, independent t-test, dan regresi linier dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan yang bermakna pada kelompok intervensi setelah diberikan edukasi peer group. Rerata skor EPDS kelompok intervensi menurun secara signifikan pasca intervensi. Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol pada selisih skor pengetahuan 0,01 (p < 0,05) dan skor EPDS 0,00 (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan edukasi peer group merupakan prediktor independen bermakna terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan kesehatan mental, setelah dikontrol variabel dukungan keluarga dan tingkat pendidikan. Kesimpulan: Edukasi peer group berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan status kesehatan mental ibu postpartum. Metode ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program pelayanan nifas di fasilitas kesehatan primer sebagai intervensi promotif-preventif berbasis komunitas.
Kata Kunci : Edukasi peer group, kesehatan mental, depresi postpartum, EPDS
