Pengaruh PROMOSI KESEHATAN AUDIOVISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DI DESA GADUNGAN TABANAN BALI
DOI:
https://doi.org/10.36049/hope.v1i1.258Kata Kunci:
Stunting, media audiovisual, pengetahuan ibuAbstrak
Stunting bukan hanya permasalahan tinggi badan akan tetapi rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental dan munculnya penyakit-penyakit kronis. Stunting merupakan salah satu masalah kurang gizi kronis pada balita yang ditandai dengan keterlambatan pertumbuhan. Desain penelitian kuantitatif, desain penelitian pre-experimental dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest dikombinasikan one shot case study. Sampel pada penelitian ini 97 responden dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding. Obeservasi dilakukan dua kali yaitu sebelum intervensi dan sesudah intervensi. Pre-experimental digunakan untuk meneliti peningkayan pengetahuan ibu tentang kejadian stunting berdasarkan pengertian stunting, tanda gejala stunting, pencegahan stunting, dan penanganan stunting. Intervensi hanya dilakukan satu kali, dengan memberikan tayangan audiovisual setelah itu dilakukan posttest. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test terdapat perbedaan pengaruh penerapan metode audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting di Desa Gadungan Tabanan Bali dengan pvalue 0,00 (p<0,05) terdapat peningkatkan yang efektif pengetahuan ibu tentang stunting karena seorang dapat menerima pesan dengan cepat dan mudah diingat dapat diterima dengan baik, lebih menarik dan tidak menoton karena ibu dapat mendengar dan melihat sehingga ibu sangat antusias terhadap isi dari materi di dalam video. Bahwa pendidikan kesehatan menggunakan audivisual berpengaruh 71,4% terhadap pengetahuan ibu tentang stunting, sedangkan 28,6% nya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
