EVALUASI PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RSAD TK II UDAYANA DENGAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.36049/maintekkes.v2i2.296Kata Kunci:
RME, Technology Acceptance Model, Rumah SakitAbstrak
RSAD TK II udayana menerapkan RME sejak tahun 2022 dan belum pernah melakukan evaluasi terhadap penerapan RME sejak saat itu. Dampak yang terjadi jika belum melakukan evaluasi penerapan RME yaitu penurunan kualitas pelayanan, potensi pelanggaran regulasi terkait privasi dan keamanan data pasien, kenaikan biaya operasional jangka panjang. Berdasarkan studi pendahuluan, penerapan RME di RSAD TK II Udayana masih dalam tahap penyesuaian. Karena masih terdapat beberapa kendala dalam penerapan RME. Adapun kendala tersebut antara lain aplikasi belum maksimal dalam memenuhi kebutuhan pengguna, keterbatasan jaringan menyebabkan akses RMEĀ terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Rekam Medis Elektronik dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan metode TAM adalah mengetahui bagaimana persepsi pengguna RME tentang aspek kemanfaatan (Perceived Usefulness), aspek kemudahan (Perceived to Use) dan aspek minat perilaku (Behavioral Intention to Use). Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu dengan menarasikan hasil penelitian berdasarkan data data yang didapatkan. Hasil dari penelitian ini Berdasarkan aspek kemanfaatan (Perceived Usefulness) yaitu penggunaan rekam medis elektronik rawat jalan di RSAD TK II Udayana sangat bermanfaat bagi petugas membuat pekerjaan petugas lebih cepat selesai, mempermudah pekerjaan serta dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas, Berdasarkan aspek kemudahan (Perceived to Use) dalam penerimaan rekam medis elektronik rawat jalan RSAD TK II Udayana dinilai mudah dipahami, cukup fleksibel dengan pekerjaan petugas serta mudah digunakan untuk membantu pekerjaan petugas, Berdasarkan aspek minat (behavioral intention to use) yang diperoleh yaitu petugasĀ menunjukkan minatnya terhadap sistem RME serta berencana menggunakan sistem di masa datang. Petugas juga berharap agar kedepannya bisa sepenuhnya menggunakan elektronik.

