ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIDAKAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DINOYO TAHUN 2023

Penulis

  • Eiska Zein Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.36049/maintekkes.v3i1.324

Kata Kunci:

inaccuracies; diagnosis code; medical records; factors; outpatient care.

Abstrak

Di Puskesmas Dinoyo, ketidakakuratan kode diagnosis yang terdapat pada dokumen rekam medis akan berpengaruh pada laporan bulanan dan validasi data. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, diperoleh data keakuratan kode diagnosis pada dokumen rekam medis pasien rawat jalan di Puskesmas Dinoyo sebesar 82% (41 DRM) dan 19% tidak akurat (9 DRM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur kodefikasi penyakit rawat jalan, persentase keakuratan dan ketidakakuratan kode diagnosis penyakit rawat jalan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakakuratannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methodsdengan pendekatan retrospektif dimana peneliti menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan. Penelitian ini dilakukan di unit rekam medis Puskesmas Dinoyo dengan menggunakan populasi DRM sebanyak 10.229. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 DRM pasien rawat jalan dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dan 1 petugas rekam medis dan 1 dokter poli sebagai informan. Cara Pengumpulan dengan melakukan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan presentase keakuratan kode diagnosis sebesar 51% (51 dokumen) dan presentase ketidakakuratannya sebesar 49% (49 dokumen). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakakuratannya kode diagnosis yaitu koder belum pernah mengikuti pelatihan kodefikasi, masa kerja yang masih <5 tahun, pekerjaan kodefikasi sambil merangkap pekerjaan lain, pelaksanaan koding yang dilakukan oleh dokter, SOP kodefikasi yang belum terimplementasi dengan baik, buku ICD-10 yang masih versi lama, tidak ada buku kamus penunjang yaitu kamus Dorland, kelengkapan dan keterbacaan tulisan dokter pada anamnesa dan assesmen pasien dan belum adanya anggaran untuk mengikutsertakan petugas koding dalam mengikuti pelatihan dan pengadaan buku kamus kedokteran Dorland. Untuk mencegah terjadinya ketidakakuratan kode diagnosis, pihak puskemas perlu mengadakan pelatihan khusus kodefikasi untuk petugas rekam medis, petugas yang melakukan pengkodean sesuai dengan kompetensinya yaitu seorang Perekam Medis untuk meningatkan keakuratan dalam menentukan kode diagnosis serta pengadaan buku ICD-10 terbaru dan buku kamus kedokteran Dorland.

Diterbitkan

2025-06-18

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIDAKAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DINOYO TAHUN 2023. (2025). MAINTEKKES : The Journal of Management Information and Health Technology , 3(1), 33-41. https://doi.org/10.36049/maintekkes.v3i1.324

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama