Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA): Deteksi Dini Anemia sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Produktivitas Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.36049/cz6td878Keywords:
Anemia, Deteksi Dini, Mahasiswi, Produktivitas, Skrining HemoglobinAbstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak terjadi pada remaja putri dan perempuan usia produktif. Kondisi ini dapat menyebabkan mudah lelah, pusing, penurunan konsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh, serta berdampak pada produktivitas akademik dan aktivitas harian mahasiswi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia pada mahasiswi melalui Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA) sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 April 2026 di Universitas Malahayati dengan sasaran sebanyak 125 mahasiswi. Metode kegiatan meliputi persiapan, pendataan dan registrasi peserta, pemeriksaan kadar hemoglobin, pencatatan hasil, edukasi kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Kriteria anemia yang digunakan adalah kadar hemoglobin <12 g/dL pada perempuan. Hasil skrining menunjukkan bahwa 25 mahasiswi (20%) mengalami anemia, sedangkan 100 mahasiswi (80%) tidak mengalami anemia. Kegiatan GESIMA memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran mahasiswi mengenai pentingnya pemeriksaan hemoglobin secara berkala, pengenalan tanda dan gejala anemia, serta pencegahan anemia melalui pemenuhan gizi seimbang dan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kesehatan reproduksi dan produktivitas mahasiswa.
References
1. Jauregui-Lobera, I. (2014). Iron deficiency and cognitive functions. Neuropsychiatric Disease andTreatment, 10, 2087-2095. https://doi.org/10.2147/NDT.S72491
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-pada-remaja-putri-dan-wanita-usia-subur (Accessed: 28 April 2026).
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Available at: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/i d/eprint/3514/ (Accessed: 28 April 2026).
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri pada Masa Pandemi COVID-19 bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at https://ayosehat.kemkes.go.id/pedoman-pemberian-tablet-tambah-darah-ttd-bagi-remaja-putri-pada-masa-pandemi-covid-19-bagi-tenaga-kesehatan (Accessed: 28 April 2026).
5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Aksi Bergizi: Gerakan Sehat untuk Remaja Masa Kini. Available at: https://ayosehat.kemkes.go.id/aksi-bergizi--gerakan-sehat-untuk-remaja-masa-kini (Accessed: 28 April 2026).
6. Nurul Arifin, A. S., Handayani, R. and Handayani, Y. (2024). Hubungan anemia dan prestasi belajar pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Malakbi, 5(2), 78-85. https://doi.org/10.33490/b.v5i2.1366
7. Samson, K. L. I., Fischer, J. A. J. and Roche, M. L. (2022). Iron status, anemia, and iron interventions and their associations with cognitive and academic performance in adolescents: A systematic review. Nutrients, 14(1), 224. https://doi.org/10.3390/nu14010224
8. Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M. and Hilmanto, D. (2022). Anemia among adolescent girls in West Java, Indonesia: Related factors and consequences on the quality of life. Nutrients, 14(18), 3777.https://doi.org/10.3390/nu14183777
9. UNICEF. (2024). Anaemia prevalence in women of reproductive age. New York: UNICEF. Available at: https://data.unicef.org/indicator-profiles/NT_ANE_WOM_15_49/ (Accessed: 28 April 2026).
10. World Health Organization. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. Geneva: World Health Organization. Available at: https://www.who.int/publications/i/item/978924 0088542 (Accessed: 28 April 2026).
11. World Health Organization. (2025). Anaemia. Geneva: World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/deta il/anaemia (Accessed: 28 April 2026).
12. World Health Organization. (2025). Anaemia in women and children: Global Health Observatory data. Geneva: World Health Organization. Available at: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topis/anaemia_in_women_and_children (Accessed: 28 April 2026).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anissa Ermasari, Nita Evianasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





