Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Awal Ibu Hamil (K1) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bayan Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Ana Risnayati University of Muhammadiyah Mataram image/svg+xml , Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Cahaya Indah Lestari Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Evi Diliana Rospian Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36049/7ghnhs26

Keywords:

Antenatal Care, Pengetahuan, Nilai Budaya Dukungan Keluarga, Kehamilan Tidak Diinginkan.

Abstract

Pelayanan ANC memberikan kesempatan kepada ibu hamil untuk memperoleh manfaat dari layanan perawatan termasuk promosi kesehatan, skrining dan diagnosis, serta pencegahan penyakit.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan kunjungan awal ibu hamil (K1) di wilayah kerja Pukesmas Bayan Kabupaten Lombok Utara tahun 2024. Metode: Rancangan penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional. populasi terdiri dari seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan baik yang murni atau pun yang akses dari bulan januari sampai dengan Septemberr 2024 dengan jumlah sampel 75 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil : Ada Hubungan Pengetahuan dengan Kunjungan Awal Ibu Hamil (K1) dengan nilai signifikan 0.000 atau <0.05. Ada Hubungan Nilai budaya dengan Kunjungan Awal Ibu Hamil (K1) dengan nilai signifikan 0.000 atau <0.05Ada Hubungan dukungan keluarga dengan Kunjungan awal ibu hamil (K1) dengan nilai signifikan 0.000 atau <0.05 Ada Hubungan kehamilan tidak diinginkan dengan Kunjungan awal ibu hamil (K1) dengan nilai signifikan 0.000 atau <0.05. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dijadikan informasi mengenai faktor yang berhubungan dengan kunjungan awal ibu hamil (K1) di wilayah kerja Puskesmas Bayan Kabupaten Lombok Utara, sehingga dapat di masukkan usulan kegiatan-kegiatan yang yang dapat meningkatkan capaian indikator yang belum memenuhi target kesehatan ibu dan anak

References

Evayanti, Yulistiana. 2015. “Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Terhadap Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Wates Lampung Tengah Tahun 2014.” 1(2):81–90.

I Putu Suiraoka, Ni Nyoman Budiani, I. G. A. Dewi Sarihati. 2019. Metodologi Penelitian Kuantitatif Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Pustaka Panasea, 2019.

Herliawati, P.A., Aliah, N., Ningsih, E.S.B., Andolina, N., Mulyati, L., Dewianti, N.M., Mariza, A., Iswanti, T., Triana, A., Amir, E.F. and Elizar, E., 2026. Buku Ajar Metodologi Penilitian Kebidanan.

Iryani, Dwi. 2020. “Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Pemeriksaan K1.” XIV(01):42–52. Kemenkes RI. 2022. “Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementrian

Kesehatan Tahun 2020- 2024.” Kementerian Kesehatan, RI. 2017. “Pedoman Dan

Standar Etik Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Nasional.” Kementerian Kesehatan RI 1–158.

Kementrian Kesehatan RI. 2020. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu, Edisi 3. edited by D. J. K. Masyarakat. Jakarta.

Mary Beitzel. 2018. “Mary Beitzel Sustainable Development Goal 3 Good Health and

Wellbeing : Maternal and Child Health.” 1035.

Munawar. 2017. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Barrang Lompo Kota Makassar Tahun 2017.”

Nuamah, Gladys Buruwaa, Peter Agyei-baffour, Kofi Akohene Mensah, Daniel Boateng, Dan Yedu Quansah, Dominic Dobin, and Kwasi Addai-donkor. 2019. “Access and Utilization of Maternal Healthcare in a Rural District in the Forest Belt of Ghana.” 5:1–11.

Nxiweni, Putunywa Zandrina, Kelechi Elizabeth Oladimeji, Mirabel Nanjoh, Soekidjo Notoatmodjo. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan.

Sugiyono.2 0 1 .Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

WHO. 2020. “WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience: Summary.” World Health Organization.

Zwass, Adam. 2020. Globalization of Unequal National Economies. 1st ed. New York

Rachmawati, Ayu Indah, Ratna Dewi Puspitasari, and Eka Cania. 2017. “Faktor- Faktor Yang Memengaruhi Kunjungan Antenatal Care ( ANC

) Ibu Hamil Factors Affecting The Antenatal Care ( ANC ) Visits on Pregnant Women.” 7(November):72–76.

Rahmi, N., Safitri, F., Husna, A., Andika, F., & Yanti,

S. (2022). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Selama Pandemi Covid 19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 761-773.

Soekidjo Notoatmodjo. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan.

WHO. 2020. “WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience: Summary.” World Health Organization.

Zwass, Adam. 2020. Globalization of Unequal National Economies. 1st ed. NewYork.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Awal Ibu Hamil (K1) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bayan Kabupaten Lombok Utara. (2026). Journal Genta Kebidanan, 15(2), 52-56. https://doi.org/10.36049/7ghnhs26