Gambaran Tingkat Kecemasan dan Disminorea pada Remaja Putri Generasi Z di Kota Batu

Authors

  • Rezha Alivia Hildayanti Prodi Sarjana Kebidanan, STIKes Kendedes Malang, Indonesia
  • Nanda Agnesia Jati Pratiwi Prodi Pendidikan Profesi Bidan, STIKes Kendedes Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36049/41sc4872

Keywords:

Disminorea, Generasi Z, Gen Z, Kecemasan, Remaja Putri

Abstract

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, dalam proses tumbuh kembang ini terdapat berbagai macam jenis perubahan baik dari biologi, psikologi maupun sosial. Angka kejadian kecemasan pada remaja khususnya generasi Z mengalami peningkatan di seluruh dunia. Selain itu gangguan Pre Menstruasi Syndrome (PMS) seperti disminorea juga sering menjadi keluhan pada perkembangan siklus resproduksi. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif yaitu menggambarkan tingkat kecemasan dan disminorea remaja Generasi Z di Kota Batu dengan 36 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan tingkat kecemasan dan kejadian dismnorea pada remaja putri. Hasil penelitian didapatkan responden usia 17 tahun sebanyak 16 (44,4%), 15 tahun 1 (2,8%), 16 tahun 12 (33,3%) dan 18 tahun 7 (19,4%). tingkat kecemasan ; tidak ada kecemasan 4 (11,1%), kecemasan ringan 2 (5,6%), kecemasan sedang 5 (13,9%), kecemasan berat 9 (25%), mengalami kecemasan sangat berat sebanyak 16 (44,4%). Responden mengalami disminorea sebanyak 26 (72,2%) dan tidak disminorea sebanyak 10 (27,8%). Dengan adanya fenomena yang menggambarkan hal tersebut maka masih diperlukannya pengkajian lebih mendalam tentang faktor penyebab terjadinya kecemasan, skrining kecemasan dan penatalaksanaan lanjutan. Selain itu kejadian disminorea yang cukup tinggi juga dibutuhkan skrining lebih dalam serta penanganan dini. Kecemasan dan disminorea merupakan dua hal yang cukup sering terjadi pada wanita khususnya para remaja, sehingga dibutuhkan pendampingan khusus sehingga tidak adanya risiko buruk di masa yang akan datang.

References

Cherenack, E. M., & Sikkema, K. J. (2022). Puberty- and Menstruation-Related Stressors Are Associated with Depression, Anxiety, and Reproductive Tract Infection Symptoms Among Adolescent Girls in Tanzania. Int J Behaf Med, 29(2), 160–174. https://doi.org/10.1007/s12529-021-10005-1

Christiana, E., Nindawi, N., & Mufida, Y. R. (2023). Derajat Disminorea Pada Mahasiswi DIII Keperawatan yang Mengalami Obesitas di Politeknik Negeri Madura. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 6(2), 84–89. https://doi.org/10.31102/bidadari.2023.6.2.84-89

Ghozalba Iqbal, Marfuah, & Salam, A. Y. (2025). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat DenganKecemasan Keluarga Pasien di Ruang IGD Triase Kuning

UPTPuskesmas Penanggal. JK, 18;(1), 55–57. https://doi.org/https://doi.org/10.56586/jk.v18i1.380

Gustina, N. Z., Badri, I. A., & Putri, Y. D. (2023). Hubungan Peer Support Dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Akhir Studi di Kota Batam. J Ris Kes Nas, 7;(2), 150–155. https://doi.org/DOI:https://doi.org/10.37294

Herliawati, P.A., Aliah, N., Ningsih, E.S.B., Andolina, N., Mulyati, L., Dewianti, N.M., Mariza, A., Iswanti, T., Triana, A., Amir, E.F. and Elizar, E., 2026. Buku Ajar Metodologi Penilitian Kebidanan.

Herliawati, P.A. and Winangsih, R., 2023. Manfaat Meditasi Mindfullness Untuk Meningkatkan Perhatian Dan Fokus Anak Disekolah Minggu Buddha. Jurnal Kebidanan, 12(1), pp.24-30.

Moon, Y., & Woo, H. (2025). Key risk factors of generalized anxiety disorder in adolescents : machine learning study. January, 1–9. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1504739

Pfeifer, J. H., & Allen, N. B. (2022). adolescence. 89(2), 99–108. https://doi.org/10.1016/j.biopsych.2020.09.002.Puberty

Pratiwi, N. A. J., Hildayanti, R. A., Hanifah, D., & Hasanah, H. (2025). the Effect of Combination Relax Technique and Basil Aromatheraphy for Handling on Anxiety, Dysmenorrhea Pain and Menstrual Patterns in Adolescent. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 35(3), 3122–3133. https://doi.org/10.34011/jmp2k.v35i3.3259

Putri, D. R., Wijayanti, L. A., & Titisari, I. (2024). Correlation between stress and primary dysmenorrhea at SMAN 4 Kediri. 13(2), 175–182.

Putri, R., & Depok, R. (2024). Factors Related to The Incidence of Primary Dysmenorrhea in Adolescent Females at SMAIT Raflesia Depok in 2024 Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Primer pada. 8(3), 190–199. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.19

Putri, T. H., Hany, F. R., Fujiana, F., Keperawatan, P. S., Kedokteran, F., Tanjungpura, U., Nawawi, H. H., Laut, B., & Tenggara, P. (2024). Karakteristik remaja yang mengalami kecemasan di masa pubertas. 12(2), 281–290.

Rapee, R. M., Creswell, C., Kendall, P. C., Pine, D. S., & Waters, A. M. (2023). Behaviour Research and Therapy Anxiety disorders in children and adolescents : A summary and overview of the literature. Behaviour Research and Therapy, 168(July), 104376. https://doi.org/10.1016/j.brat.2023.104376

Ridha, A., Siagian Putri, P., Roro, R., & Ningtyas, M. A. (2023). Transformasi Kesehatan Mental : Tantangan dan Upaya Kebijakan Pemerintah Pada Masa Pandemi COVID-19. Promotor, 6(1), 37–44. https://doi.org/ElseraCc.NyeriHaidDanKecemasanRemajaPutri.JurnalKeperawatan.2022;14(4):1107–16

Sentia, S., Destriani, S. N., Dewiani, K., Kurniati, N., & Bengkulu, U. (2025). Lontara. 6(1), 8–17.

Thahir, F. A., Hajarini, F. A., Nasution, K., Harahap, T. N., Wulandari, V., Islam, U., Sumatera, N., & Estate, M. (2023). KESEHATAN MENTAL DI ERA GENERASI Z DALAM STUDI KASUS SMP NEGERI 36 MEDAN KESEHATAN MENTAL DI ERA GENERASI Z DALAM STUDI KASUS SMP NEGERI 36 MEDAN. 1(1).

Wahyuni, W., & Zulfahmi, U. (2021). Prevalensi dan Gambaran Karakteristik Dismenorea pada Remaja. J Sex Reprod Heal, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.53088/griyawidya.v1i1.104

Winengsih, E., Lubis, T., Khopiati, K., Rahmah, N. N., Kesehatan, F. I., & Kencana, U. B. (2025). Jurnal Kesehatan Perintis. 11(2), 159–167.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Gambaran Tingkat Kecemasan dan Disminorea pada Remaja Putri Generasi Z di Kota Batu. (2026). Journal Genta Kebidanan, 15(2), 77-82. https://doi.org/10.36049/41sc4872

Most read articles by the same author(s)